Sketsa Sebabak

Sketsa Enam

Posted February 28, 2010

SKETSA ENAM

Ketika orang berlomba tarikan topeng,
Mengejek sukma-sukma lugu, pelayanan telah kehilangan gardu
Ketika orang saling mencerca, kemanakah arah pelayanan khan dibawa ?
Ketika orang saling tuding pembenaran, dimanakah TUHAN ditempatkan ? 

Jiwa-jiwa rapuh kehilangan bentuk, jejakkan kaki-kaki angkuh. Pengorbanan terjerambab di teras kata-kata. Apa jadinya ketika gerakan kehilangan nafas, dan pelayanan pantang berkorban ? ??.....Tak lebih sekedar bendera pajangan 

Dunia kian sempit, pelayanan semakin terjepit
Masih pada siapakah tanggung jawab dilekatkan ? Lalu siapakah kita di mata sang Pencipta ?
Hati adalah wujud bait-bait, Menjadi rumah bayang-bayang, taman bercanda para bangkai Manusia terbahak-bahak merajut binasa Mengapa tak kita buat siang penuh kasih, pada mereka yang tertatih ? 

Mengapa tak kita buat malam penuh sujud, bukan nafsu badut-badut,
Dalam rupa-rupa cantik yang busuk dan ambisi babi-babi berdasi,
Tersembunyi dalam jubah-jubah pengagungan diri
Mengapa tak ditutup dan hentikan saja, dan
Bergegas mengurai bathin ?..

Lentera masih tergantung di syair makna sunyi,
Di gubuk hati, pelayanan terbarkan embun.
Mestinya manusia menjadi diri sejati, tegakkan nurani
Kibarkan firman pada panji-panji nadi dan pilar bakti suci,
Lembut mengalir dalam getar doa-doa embun
Hakekat tak sekedar kata,
Memahami bukan sekedar apa dan mengapa
Adalah penyerahan diri adanya-&2y-

View older posts »

Fragmen Sebabak

Sketsa Satu Lalu

Posted February 28, 2010

SKETSA SATU LALU

Yang kian pekat di titian jiwa
Untuk tetap letakkan kalbu di suksmamu
Namun masih saja tiada kau jamah
Ingatlah..
Walau telah kugelar berjuta matahari pemahaman
Itupun masih tak membuatmu insyafi pintu keheninganku
Dan waktu beranjak kian tua, kadang jemu singgahi lelah diri
Ingatlah….
Hatiku masih satu, dan tetap saja satu
Aku jaga sekuat pengertian semesta penyadaran
Senantiasa hening dan tetap bening
Tiada kusangkal meski terkadang sikapmu beralih rupa dan samar
Unjukkan batu ciptakan gelombang, keruhkan kebeningan
Tak membuatku bergeming dari satu nama di hati
Ingatlah bahwa itu kamu..

Kemarin adalah kenangan
Kini adalah kenyataan
Esok adalah tantangan
Sebab cakrawala setia membentang-&2y-

View older posts »

Tentang Sebabak

Galau

Posted December 22, 2009

G A L A U - 1 9 9 9

Sikapmu tak ubahnya cambuk, menggeliat dikepasrahan tubuhku
Lepaskan kata berkabut di atas tarian
Aku setia tegak berdandan hening
Seulas senyum tertatih dari sela jari bathin


Di tengah gurun dan hiruk pikuk ketulian
Kujelmakan doa nyanyian hati,
Terhimpit dalam tangisan seribu jiwa hening,
Tapi aku percaya masih ada yang mendengar-&2y.

View older posts »